Filed under: Uncategorized
Hari Kamis tanggal 9 April 2009, jam 06.00 Naila baru bangun, maklum tadi malam bantu ibuk lembur ketik. Seperti biasa bangun tidur Naila tidak langsung mandi, tapi lihat TV sambil makan dulu (iiih kebiasaan buruk tuh, kalo mau makan mandi dulu dong!!!!). Ini karena kalo hari libur, ibuk mesti nyapu, masak dan nyuci piring dulu sampai kerjaan rumah beres, baru mandikan Naila.
Jam 07.15, Naila mandi. Setelah mandi Naila lihat di luar Ayah dan Uti baru ngurusin pohon waru yang beberapa waktu lalu tumbang akibat hujan lebat dan angin kencang. Di luar ayah baru “nggraji pohon waru di rumah mas Tri yang menghalang-halangi jalan.
Selesai mandi, Naila diajak ibu ke TPS (Tempat Pemungutan Suara). Di TPS Naila ketemu mbak Luna, teman sekolah Naila yang juga ikut ibuknya Nyontreng. Hari itu Uti, Ayah, dan Ibuk “Nyontreng”, sedangkan dik Illa, Naila, dan mbak Luna ga’ nyontreng. Katanya sih karena masih kecil.
Habis nyontreng, Naila foto sama Uti dan dik Illa di depan rumah. Naila dan dik Illa terus bikin ager-ager, mau dibawa ke tempat Uti. Naila tidur sampai jam 11.00.
Jam 12.00, Ibuk dan Naila siap-siap mau ke rumah simbah di Kauman. Naila dah kangen banget sama Simbah, dik Ridlo, dan Dik Qudwa. Hari itu Bulik Amah juga ke Kauman, karena mau nyontreng di kauman. Jam 12.30 Naila dan ibuk diantar ayah ke Kauman. Di Kauman Naila bertemu Simbah, Budhe Ulfah, Bulik Amah, Bulik Novi, Om Za’im, dik Uki, dik Ridlo, dan dik Qudwa. Naila senang sekali. Di rumah Simbah, Naila nyanyi dan main-main sama dik Ridlo dan dik Qudwa, makan pakai sop cakar, uenaak buanget. Naila juga bawa ager-ager bikinan Naila.
Jam 15.30 Naila mandi bareng dik Ridlo dan dik Qudwa. terus sholat Ashar bersama Ibuk. Jam 16.15 Naila dijemput ayah, langsung pulang ke rumah Uti. Hari ini meskipun capek, Naila senang sekali.
Tinggalkan sebuah Komentar sejauh ini
Tinggalkan komentar